Senin, 26 Oktober 2015

Or maybe its just my own expectation...


Setelah tamat kuliah, bekerja dan kemudian menikah, how do we expect our relationship with some old friends? How do we want them to be? Do we want them to stay same as we know them on high school or college? 

Seorang teman kuliah yang minggu ini berada di Jakarta bercerita bahwa dia baru saja bertemu teman-teman kuliah kami dulu disana. Teman saya itu pergi ke Jakarta karena urusan pekerjaan dan beberapa teman di Jakarta sibuk mengajak berjumpa. Sayapun ditelepon oleh mereka ditengah kemacetan.  

I wish I were there at that time since I miss being around them

Sampai kemudian sorenya saya mendapatkan pesan di bbm bertubi-tubi dari si teman itu, bercerita tentang pertemuan mereka hari itu. Tentang teman kami yang sekarang jadi orang yang berbeda sejak tinggal di Jakarta, terutama gaya hidupnya. Tiba-tiba kehidupan kami-kami di daerah terasa sangat kuno dan biasa sehingga ia merasa out of our old friend’s league. Hmm.. saya sendiri jadi berpikir ulang untuk bertemu mereka saat ke Jakarta bulan depan. 

lalu saya jadi teringat postingannya kang adhitya mulya yang syarat hidup dan yang hedonic treadmill dan kemudian membuat saya berpikir, apa memang perubahan kemampuan finansial serta pencapaian hidup akan otomatis merubah hidup, atau  kita merubah diri kita karena kemampuan finansial  kita meningkat dan pencapaian hidup kita banyak?

Dan kemudian pertanyaan ini berujung pada pertanyaan pada diri sendiri: 

"Apakah teman saya ini masih orang yang sama dengan yang dulu biasa saya ajak naik bis untuk makan bakso di warung pinggir jalan di kota kami?"
“Ataukah ia mungkin orang yang sama dengan kelas yang berbeda?”

Saya sungguh tidak masalah dengan teman-teman saya yang suka membeli barang mahal. Saya tahu bahwa mereka mampu untuk itu dan lagipula itu uang mereka sendiri. Tapi,  saya juga paham dengan apa yang dirasakan teman saya tadi, bahwa pembicaraan reuni yang isinya tentang kemampuan; baik itu membeli barang, mencapai yang terbaik dalam pekerjaan, fasilitas terbaik yang sudah pernah kita coba are no longer fun anymore, terutama jika orang yang kita temui adalah teman lama yang kita kenal dulunya biasa saja dan karena itulah kita berteman dengannya, karena ia biasa saja. 

Or maybe its just my own expectation having the same old friends...
Karena sebenarnya yang kita rindukan dari teman-teman lama itu adalah obrolan yang membebaskan kita dari tuntutan yang kita terima di masa sekarang dan bisa dengan senang hati menertawakan keluguan, kebodohan kita di masa silam. 

Mungkin sebagian orang perlu membuktikan kepada banyak orang siapa dirinya sekarang, but to your old best friends, you don't need to do that.You can feel insecure to other people's achievement but trust me, when you around your best old friends, you will not need to feel that. Your old friends weren’t deal with who you are today, they already engaged with you long time ago, before you became very important person in your office, before your wore your expensive clothes. So, it supposed to be okay for them if your life not run well, also its not that important to them how much money you earned from your successful business. To them, as long as you are happy, they will be happy too. 

Because for these people, all you need to be is just be the old same you because some people just love their friends as they ever known them..








4 komentar:

Wanda mengatakan...

"You can feel insecure to other people's achievement but trust me, when you're around your best old friends, you will not need to feel that."

Bener banget...I've been the insecure one, bingung mau ketemu temen2 lama kalau ditanya kerjaan karena rasanya masih jauuuh banget prestasinya. Mendingan fokus ke nostalgia kisah lama aja kali ya, ngetawain pas jaman masih bloon (eh sekarang juga masih sih) hehehe

Hesty Wulandari mengatakan...

Wanda:

Really?
I've never thought that you'll be the insecure one
Tapi ya siapa aja bisa jadi the insecure one

sebenarnya justru hal-hal seperti nostalgia masa muda adalah bagian paling menyenangkan saat bertemu teman lama

btw, apa kabar wan?:)

Wanda mengatakan...

Jangan bilang nostalgia masa muda ah, kita kan memang masih muda. Nostalgia masa remaja aja :P

Alhamdulillah baik, Hesty :) Apa kabar juga?

Hesty Wulandari mengatakan...

o iya, kita masih muda ya? umur hanyalah bilangan angka kata orang bijak:)

Alhamdulillah, masih banyak hal yg menyenangkan dr hidup kita masing2 wan

jadi, disini baik2 aja
alhamdulillah