Selasa, 13 September 2011

Cinta Pertama Anyone ?:)

malam ini, saya dan empat orang teman membahas tentang cinta pertama kami masing-masing saat sedang makan malam bersama. Seru juga ternyata pengalaman-pengalaman tentang cinta pertama, seseru perdebatan tentang defenisi apa siy cinta pertama itu, apa ia sama dengan pacar pertama atau cinta monyet atau beda sama sekali?

Salah seorang teman memberikan klasifikasi bahwa yang namanya cinta pertama tidak melulu sama dengan pacar pertama. Cinta pertama itu terjadi ketika kita jatuh hati pada seseorang yang kemudian membuat kita mengerti apa sebenarnya cinta itu; mulai dari deg-degan kalau mau ketemu tapi tetap aja selalu ingin ketemu, selalu ingin memperhatikan dan diperhatikan, dst dst. Sebagian orang mendapatkan cinta pertamanya pada pacar pertamanya atau mendapatkan cinta pertamanya pada saat ia berada pada fase cinta monyet. Jadi, cinta pertama, cinta monyet dan pacar pertama bisa saja sama tapi bisa juga tidak.

Seorang teman bercerita kalau cinta pertamanya dirasakan pada waktu duduk di kelas 5 SD, teman yang lainnya ada yang pas SMP dan saya ..hmm pas SMU. Cukup telat ya? kialo naksir-naksiran siy sebelum itu juga pernah, tapi seseorang yang membuat saya tahu tentang defenisi cinta itu saya temukan di bangku SMU. Pertama kali kenal saya takjub dengan suaranya yang amat keras, ketawanya juga amat keras bahkan tepuk tangannya lebih keras lagi. Dulu ia salah satu siswa yang amat rapi. Baju seragamnya ga pernah selebor, selalu masuk kedalam dengan ikat pinggang yang terlihat jelas terpasang. Dulu, ia tidak bisa mengetik di komputer. Pernah kami dikasih PR yang harus diketik komputer, punya dia huruf gede semua. he he

Sebenarnya lucu juga ya bisa jatuh cinta pada orang yang awalnya dinilai biasa begini. Sebenarnya dibalik ke"biasa"annya, pria ini memiliki bakat kepemimpinan yang bagus, murah hati dan teman debat yang asyik daerlin badannya bagus :). ia mulai terlihat tidak biasa saat kami sekelas menghabiskan liburan di kampungnya wali kelas yang dingin. Di kota yang sedingin itu, saya menemukan ia lari pagi hanya dengan celana pendek dan singlet..beuuuhhh keren abis :)

Sayangnya dia hanya cinta pertama saja..no more. Dan bahkan saya pernah kehilangan pertemanan saya dan dia selama empat tahun dan alhamdulillah bisa berbaikan dan jadi teman baik sampai sekarang meski sudah lama tak bertukar kabar. Ia bekerja di daerah, jadi pejabat, sudah menikah dengan perempuan cantik yang juga saya kenal baik. Waktu ia menikah, saya yang mengurus pengiriman souvenirnya dari Jogja meskipun tidak bisa datang langsung pada acaranya.

Heiii..tidak semua cinta harus berakhir dengan memiliki kan?
setidaknya saya senang dia menemukan orang yang tepat untuk mendampinginya
dan saya ikut bahagia melihat ia bahagia dengan kehidupannya saat ini

Ini ceritaku..bagaimana ceritamu ?

5 komentar:

Himawan Pridityo mengatakan...

Hmm... wah, bahkan sudah tidak ingat lagi rasanya cinta pertama. :p

Hesty Wulandari mengatakan...

HP : perempuan gitu lo..suka mengingat2 yang ga penting :)

jeunglee mengatakan...

setuju bu hesty, aku juga masih ingat semua ttg:
1. cowok yang pertama kali ditaksir (OMG, wkt TK udah mulai suka ama cowok :p)
2. cowok pertama yg jadi pacar
3. cowok pertama yang bikin patah hati
4. cowok pertama yang bikin penasaran setengah mati
5...
6...
..
..

dan setiap cowok-cowok itu punya kisah unik masing-masing, jadi bagiku gak ada istilah cowok pertama= cinta pertama, atau cinta pertama = cinta sejati, atau first love never end itu jg menurutku terlalu mengada- ada

..ah, ribet yaa :)

Hesty Wulandari mengatakan...

ya ampun jeunglee,,korbannya banyak ya..xixixi..
bagiku cinta pertama ini dituliskan karena ia berkesan. tapi kalo never die, itu mah masing2 aja :)

Indra mengatakan...

Hehe,,,so sweet :))