Kamis, 12 Februari 2009

just another curhat....

Hidup terasa sangat melelahkan bagi saya belakangan ini. Secara emosional..saya sedang rollercoaster banget. Hesty gitu lo..keseringan rollercoasternya malahan mungkin tornado?..
"bunuh diri aja yuk"?
" jangan..nanti masuk neraka..."

Tugas kuliah yang menghantui di akhir minggu..pada saat yang harusnya saya beristirahat dan memanjakan diri..membereskan kamar yang selalu saja tidak pernah bisa bertahan lama kerapiannya, mengangkut pakaian kotor seminggu ke kamar mandi, mencuci tumpukan piring, gelas, penggorengan yang sudah seminggu tertumpuk rapi di ember..sampe tidak ada lagi piring dan gelas tersisa buat makan dan minum...menelpon ibu Yoshua untuk luluran..dan tidur sampe saya bosan...

Kadang saya suka iri sama teman-teman di kampus..mereka bisa berhaha hihi, bisa tidur pulang kuliah, bisa nonton bareng di 21 ketika saya harus buru-buru berjalan menuju kantor.. I wish I can change my position for a while..only for a while..until I can stop feeling jealous to other people's life...

And here I'm now..in a very rush office..
setidaknya sampai maret ini berakhir..pada saat itulah senyum saya bisa kembali...
dan pada saat itu juga mungkin saya akan mulai mengeluh karena tidak punya pemasukan...
life o life..But thanks God..this-very-rush-office ini cukup memanjakan saya dan teman-teman dengan internet unlimited access ..

Mungkin karena saya kesepian...
Rasanya aneh juga tinggal di jogja tanpa teman-teman dekat...satu persatu mereka pergi meninggalkan Jogja dan saya...Dan itulah sebabnya..setelah pulang kantor, setelah membersihkan muka dan mengganti baju kerja dengan daster kesayangan..saya mulai mencari satu persatu orang yang bersedia berhaha hihi dengan saya hingga mata mengantuk..itu juga dengan catatan setelah tugas-tugas kuliah yang menumpuk itu sudah saya bereskan separuhnya..

Mungkin karena saya sudah tidak seterbuka dulu lagi..saya sudah tidak mampu lagi menjadi tempat curhat yang sabar bagi temen kos saya..yang selalu datang dengan a-never ending-curhat in her head..saya tidak cukup kuat dan sabar mendengarkan kisah percintaan yang tidak jelas..yang makin lama makin membawa saya kembali ke perjuangan saya menegakkan kepala menantang perihnya luka hati akibat dikhianati..dan endingnya..saya yang stress...

waduh..makin lama jadi makin ga jelas..
jadi never ending curhat juga...
udah dulu ah..waktunya pulang
I think I miss my bed..and miss to find a shoulder to cry on..

4 komentar:

Daniel Mahendra mengatakan...

Bukankah kondisi seperti itu membuat kita lebih kuat dalam menjalani hidup? Karena tidak semua orang berani memikul sesuatu yang tak orang kebanyakan mengalaminya.

Hesty Wulandari mengatakan...

welcome to my blog mas daniel..kalo lagi sadar, maka saya tahu bahwa kalo belajar berjalan kita mesti jatuh..tapi ya gitulah kalo sedang lelah..udah ga bisa mikir..

Lala Purwono mengatakan...

Hesty,
aku pernah tulis soal ini, beberapa hari yang lalu... Tentang hidup ibarat roller coaster... tentang hidup itu seperti denyut jantung...

Cerita itu ternyata dihadapi siapa saja. Tidak hanya aku, tapi kamu juga begitu.

I think that's how life really works.. :)

Hesty Wulandari mengatakan...

welcome mb lala..setelah baca punya mb lala, tp belum sempat komen..karena yang yang komen dah banyak..he he
ternyata beberapa orang bisa punya perasaan yang sama pada waktu yang bersamaan..mungkin itu kali ya esensi dari sawang sinawang..biar kita tahu bukan hanya kita yang sedang berada pada posisi tersebut dan yang pernah menghadapi posisi itu...