Rabu, 07 Januari 2009

Baralek Gadang..

Hampir dua minggu ini saya berkutat dengan urusan pernikahan. Hesty mo nikah? I hope so..amin. Tapi ini bukan urusan pernikahan saya melainkan urusan pernikahan Ii adek saya. Dan selama dua minggu itu saya tahu bahwa mengurusi baralek tidak mudah...pusing

Nah ternyata kepusingan saya menjadi kompleks karena ii dan saya beda selera. dia sangat detil untuk semua hal sementara saya suka yang simpel aja. Terlalu banyak permintaan dan pertanyaan hingga berujung pada kata-kata " terserah kamu aja" dan perang pun segera dimulai setelah itu. Dan untuk orang yang ga sabar seperti saya, jadilah itu seperti acara uji kesabaran..

Tapi setelah semalam dia menelpon saya hingga hampir satu jam saya baru menyadari bahwa semuanya memang tidak mudah bagi ii, Selain tidak terbiasa, dia juga merasa sendiri mengurusi ini semua.

I wish I were in Padang..
Ii biasanya hanya bisa mengandalkan saya untuk urusan ini. Mulai dari memilihkan kebaya, undangan, pelaminan hingga katering. Lagian dulu ketika kakak saya menikah, maka sayalah yang turun tangan di hampir semua sektor..mulai dari beli ikan di muaro hingga memasak buat akad nikah..ternyata saya berbakat untuk pekerjaan yang multitasking.

Maka hari ini, saya mulai lagi searching contoh undangan, menghubungi percetakan kantor langganan saya, menghubungi usaha pelaminan di padang..lama-lama kayaknya bisa kepikiran juga buat buka usaha wedding organizer...hmmmmm

Kayaknya boleh juga tuh...mari bermimpi lagi...

3 komentar:

khairi mengatakan...

pasti dia sangat merindukan sty.
bertengkar dg hesty, bukan karena dia ga setuju sama selera sty, tapi kayaknya lebih karena dia pengen sty ada di dekatnya. (pengalaman pribadi ama my sist hehehehe.....)

sonny mengatakan...

Adik Hesty yg Sasing itu?

Selera beda biasa tuh walo sibling. Soal beda pengalaman hidup bikin org pny kesimpulan beda jg :)

Hesty Wulandari mengatakan...

yang di sasing itu kakak hesty son..adik hesty kuliahnya di STIS jakarta, dulunya pernah satu semster di poltek....

wah iad..yang sudah semakin humble dan bijaksini..diriku sepertinya juga pengen pulang..biar ngurusin langsung..tapi apa daya..ongkos tak sampai